Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari.
Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja.
Berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah, saat berada di depan monitor:
1. Jaga jarak pandang dari monitor.
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.
Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman.
2. Singkirkan CRT, Beralih ke LCD
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.
Namun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT. Bagi kita yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang murah.
3. Atur monitor setting
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.
Misal settingan seperti, 'text' atau 'internet' akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan 'game' atau 'movie' akan terlihat lebih terang saat digunakan. 4. Gunakan kacamata anti radiasi
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.
Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.
5. Mengistirahatkan mata sejenak, secara berkala
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.
Jumat, 25 September 2009
Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor
Minggu, 30 Agustus 2009
Fakta Mengerikan Junk Food
Meskipun sudah banyak yang tahu bahwa junk food atau makanan sampah tidak baik untuk kesehatan, tapi masih banyak saja yang mengonsumsinya. Tidak heran, karena produsen makanan itu punya banyak cara untuk melancarkan bisnisnya. Apa saja?
Demi memasarkan produknya, banyak produsen junk food yang mengklaim produknya sebagai makanan bergizi dan sehat. Beberapa produsen pangan bahkan sudah memiliki produk yang populer dan pasar yang luas sehingga tidak mudah untuk dihentikan.
Dikutip dari US News, Jumat (28/8/2009), David Ludwig dan Marion Nestle, pakar nutrisi dari New York University sudah lama mengamati jejak para produsen junk food dan menemukan 10 rahasia produsen junk food yang tidak ingin diketahui konsumennya.
Ada banyak cara yang dilakukan produsen-produsen junk food untuk menjual produknya, dan tanpa sepengetahuan Anda, makanan enak yang selama ini Anda makan hanya akan menjadi tumpukan sampah di dalam tubuh.
Padahal saya termasuk penggemar junk food lho,hahaha..
Hindari produk junk food yang banyak mengandung lemak dan kalori tinggi tapi rendah akan nutrisi. Berbagai proses pengolahan dalam industri mereka telah banyak menghilangkan nutrisi alami bahan pangan. Perbanyak konsumsi makanan-makanan dalam bentuk segar, direbus atau dikukus, dan rasakan perbedaannya di tubuh Anda.
Ayo mulai hidup sehat!
Rabu, 26 Agustus 2009
Tips Olahraga Saat Puasa Ramadhan
Asalkan Anda memilih jenis latihan yang benar, maka olahraga justru dapat membantu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh selama berpuasa. Stretching atau peregangan adalah salah satu jenis latihan yang dapat Anda lakukan. Tak hanya berguna untuk melancarkan peredaran darah, peregangan juga bermanfaat untuk meredakan emosi dan menenangkan pikiran. Berikut adalah tips berolahraga saat puasa ramadhan:
Pagi Hari
Jika biasanya Anda dapat meneguk secangkir teh atau kopi hangat untuk menyulut energi di pagi hari, maka di bulan puasa, Anda dapat menggantinya dengan latihan berikut.:
1. Peregangan untuk tubuh bagian atas
Sasaran: otot punggung atas, leher dan bahu.
- Duduk, tekuk lutut. Katupkan kedua telapak kaki. Punggung tegak.
- Tarik nafas sehingga tulang punggung terasa memanjang.
- Hembuskan nafas dan letakkan kedua tangan di pergelangan kaki.
- Dengan posisi kepala menghadap lantai, tarik nafas dan hembuskan kembali sebanyak 12 kali.
2. Peregangan untuk tulang punggung
Sasaran: otot punggung bawah, perut dan setiap segmen tulang punggung.
- Berbaring terlentang, tekuk lutut. Jarak kaki selebar pinggul (30 cm).
- Kedua tangan di setiap sisi tubuh (kanan dan kiri).
- Tarik nafas dalam-dalam, rentangkan tangan ke atas kepala.
- Sebelum menghembuskan nafas, angkat pinggul dan punggung sedikit demi sedikit. Rasakan kontraksi otot perut.
- Hembuskan nafas, letakkan kembali punggung dan pinggul secara perlahan-lahan.
- Ulangi 5 kali.
Siang Hari
Ketimbang lesu dan mengantuk lantaran menunggu waktu berbuka puasa yang rasanya tak kunjung tiba, lebih baik luangkan waktu sejenak melakukan peregangan ini. Anda dapat melakukan latihan ini di sela-sela waktu kerja dengan menukar pakaian kerja Anda menjadi kaus dan celana longgar, serta memilih lokasi yang memungkinkan (misalnya: mushola khusus wanita atau ruang ganti pegawai).
1. Peregangan untuk otot kaki
Sasaran: otot kaki
- Berdiri tegak, telapak tangan kiri berpegangan pada dinding atau kursi.
- Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Rasakan kontraksi otot dada dan perut, menekan tulang punggung.
- Sambil bernafas, tekuk kaki kanan dan pegang telapak dengan tangan kanan. Lakukan perlahan agar tidak terjadi cedera punggung.
- Perlahan, tarik ujung jari kaki mendekati bokong. Posisi lutut tetap seperti semula.
- Tahan posisi ini selama 30 detik dan ulangi 2 kali.
- Ganti dengan sisi sebelahnya (kaki kiri dan tangan kiri).
2. Peregangan untuk tubuh bagian atas
Sasaran: otot dada dan punggung, serta melepaskan ketegangan.
- Duduk di lantai, tekuk lutut setinggi perut. Jarak kaki selebar pinggul (30cm).
- Pegang belakang lutut.
- Tarik nafas dalam-dalam, dan rasakan tulang punggung yang memanjang.
- Hembuskan nafas, rasakan kontraksi otot perut dan dada, menekan tulang punggung.
- Sambil menghembuskan nafas, dorong tubuh bagian atas ke arah belakang.
- Tarik nafas sambil kembali ke posisi semula (punggung tegak). Arahkan pandangan ke pertemuan antara dinding dan langit-langit.
- Ulangi 5 kali.
Semoga bermanfaat!
Jangan Buka Puasa Dengan Gorengan, berbahaya!
Setelah berpuasa seharian, saat berbuka pun menjadi waktu yang sangat dinanti. Menu camilan gorengan biasanya menjadi hidangan yang dipilih setelah menyantap yang manis-manis. Tapi sebaiknya jangan buka puasa dengan gorengan. Mengapa?
Selain karena gorengan adalah makanan yang tidak sehat untuk tubuh, gorengan membawa efek yang tidak baik untuk saluran tenggorokan dan juga saluran pencernaan, terutama mereka yang seharian mengosongkan perutnya.
Makanan yang tinggi lemak akan membuat seseorang rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung. Lemak akan merangsang tenggorokan dan membuatnya gatal sehingga mudah terserang batuk.
Selain itu, dengan adanya lemak, lambung akan cepat terisi tapi lebih lambat dicerna, alhasil seseorang akan merasa sudah kenyang dan tidak akan cepat lapar padahal baru makan dalam porsi sedikit.
Hal ini sebenarnya tidak baik untuk orang yang baru berbuka puasa. Karena setelah 14 jam lambung kosong, tubuh butuh nutrisi yang cukup, tapi dengan adanya lemak tubuh akan merasa sudah kenyang dan akhirnya penyerapan nutrisi pun terhambat karena hanya sedikit nutrisi lainnya yang masuk dalam tubuh.
Selain gorengan, pola berbuka puasa pun sebaiknya diperhatikan karena banyak masyarakat yang masih salah praktik. Mereka yang sudah berbuka dengan yang manis, langsung menyantap makanan besar karena saking laparnya.
Padahal menurut ahli gizi klinik, dr. Fiastuti Witjaksono, M.S SpGK sebaiknya perut perlu persiapan untuk bisa menerima makanan dalam keadaan tenang dan tidak terburu-buru.
“Bagusnya makan besar setelah salat Magrib dulu, karena itu akan membantu mempersiapkan saluran pencernaan menghadapi makanan dalam jumlah besar setelah 14 jam kosong,” ujar Fiastuti ketika dihubungi detikhealth, Senin (24/8/2009).
Selain karena memicu perasaan yang tidak nyaman di perut, langsung menyantap makan besar setelah waktu berbuka juga tidak baik untuk penderita maag karena lambungnya akan mengalami shock.
Prinsip berbuka menurut Fiastuti, hendaknya berbuka dengan yang manis untuk mengganti glukosa darah, makanlah sesuai porsi tubuh dan juga harus lengkap gizinya tanpa ada yang dikurangi atau dilebihkan.
“Prinsipnya kan hanya menggeser waktu makan saja, jadi tidak ada yang berubah, yang penting seimbang,” ujar dokter yang memiliki menu favorit berbuka puasa dengan setup buah itu. Selamat berbuka puasa.
Disadur dari: http://health.detik.com/read/2009/08/24/175045/1188829/766/jangan-buka-puasa-dengan-gorengan
Kamis, 20 Agustus 2009
Bagian Tubuh Perempuan yang Disukai Lelaki
Setelah menulis artikel mengenai Bagian Tubuh Pria yang Paling Digilai Wanita tampaknya tidak adil jika saya tidak mengulas yang satu ini, sebuah referensi bagi kaum hawa agar tidak berpikir bahwa pria hanya tertarik pada kecantikan atau bagian intim saja.
- Tubuh Berisi
Menganggap pria menyukai perempuan bertubuh kurus sepertinya masih dipercaya sebagian besar kaum perempuan. Padahal, sebagian besar mereka menyukai tubuh Anda yang berisi. Malah, tak sedikit dari mereka menyukai perempuan bertubuh agak subur. “Kalau kurus kesannya jadi tidak sehat. Lagian enggak enak dipeluknya, tulang semua haha…Bagi saya, tubuh yang sekal, menunjukkan dia mampu melindungi dirinya sendiri.” Pasha, 30, Lajang, Tour Guide.
- Payudara Padat Berisi
Payudara tetap jadi perhatian mereka ketika menilai Anda. Favorit mereka adalah payudara padat berisi, persis seperti yang mereka biasa lihat di majalah-majalah laki-laki. Tapi jangan sedih dulu buat Anda yang berpayudara kecil. Hasil penelitian yangd dilansir situs datingsas membuktikan, mereka menyukai payudara Anda bukan karena ukurannya. Mau besar atau kecil, mereka tetap menyukai payudara Anda.
- Kaki Panjang
Di mata mereka, kaki yang panjang menandakan kedewasaan seorang perempuan. Untuk menyiasati kaki perempuan yang tak panjang, mereka menyarankan agar Anda mengenakan high heels. “Perempuan yang mengenakan sepatu tinggi, membuat kaki terlihat lebih panjang dan seksi. Saya paling suka memandangi kaki perempuan,” ucap Andre, 32, Lajang, Manager HRD.
- Perut Ramping
“Saya suka perempuan berperut ramping. Karena itu menandakan dia tidak hamil, haha…. Tapi sebenarnya bukan hanya itu. Ketika melihat perempuan perutnya rata, itu berarti dia bisa mengurus diri. Kalau dia sudah bisa merawat dirinya dengan baik, dia pasti bisa mengurus saya kelak,” Satrio, 27, Lajang, Desainer Interior.
- Wajah Ramah
“Saya tidak terlalu peduli dia cantik atau tidak. Asalkan wajahnya terkesan ramah, saya pasti interest. Apalagi jika wajahnya kekanak-kanakan, lucu, dan penuh senyum. Rasanya saya akan merasa nyaman berada di dekatnya. Wajah seperti ini membut saya ingin selalu melindungi dia. Sebaliknya wajah yang jutek, membuat saya ingin kabur darinya,” Wisnu, 30, Lajang, EO.
- Bibir Penuh
Mereka sebagian besar menyukai perempuan berbibir penuh dan sensual, seperti bibir Julia Roberts. Bibir di mata mereka merupakan bagian tubuh perempuan yang erotis. “Bibir tipis dan kecil menunjukkan dia perempuan banyak bicara. Saya pernah menjalin hubungan dengan perempuan berbibir tipis. Memang dia lebih banyak bicara daripada saya, haha…Bibir tipis sebenarnya tak masalah, asal disiati dengan penggunaan lipstik merah sehingga mengesankan bibir yang penuh.” Romeo, 32, Lajang, Wiraswasta.
- Rambut Panjang
Untuk lelaki bule, perempuan berambut pirang dianggap lebih menarik karena terkesan feminin dan menandakan mereka subur. Bagaimana dengan di sini? Meski favorit pria bukan berambut pirang, namun mereka menyukai perempuan yang berambut halus, bersih dan berkilat. Dan menurut survei terhadap 5.000 pria, seperti yang dilansir datingsas, 75% di antara mereka mengaku lebih tertarik dengan perempuan berambut panjang dan 12% menyenangi perempuan berambut pendek.
Jadi janganlah minder apabila Anda memiliki kekurangan di salah satu bagian tubuh tertentu, sebab masih ada bagian tubuh lainnya yang tentunya tetap menjadi perhatian pria.
Bagian Tubuh Pria yang Paling Digilai Wanita
Mungkin buat para cowo hanya memperhatikan bagian tubuh wanita saja yang dilihat. Tapi pernahkah para cowo berpikir bahwa wanita juga memikirkan bagian tubuh yang mereka sukai? Selain itu buat para wanita yang belum mengetahui pun dapat menjadikannya sebagai pelajaran kelak. Buat para cowo, perhatikan bagian-bagian tubuh kalian supaya makin disukai pasangan anda. Buat para cewe, bener gak sih?
1. Bokong
Bokong menduduki peringkat pertama bagian tubuh pria yang disukai kaum hawa. Ini menunjukkan wanita tidak jauh berbeda dari pria. Beberapa wanita menyatakan mereka menyukai bokong berbentuk “setengah bulan,” sementara yang lain lebih suka bokong “sedikit berbelok.”
2. Mr. P
Bagian tubuh andalan pria ini berada di urutan dua. Survei mengungkapkan para wanita tidak mengkhususkan pada masalah ukuran Mr. P, sepertinya pepatah “size doesn’t matter” masih tetap berlaku. Tetapi yang lebih penting banyak wanita menyebutkan daerah sekitar Mr. P sangat penting, di antaranya warna kulit Mr. P yang proporsional, tidak terlalu berurat, tidak terlalu pendek, tidak terlalu besar, tebal dan juga menjadi perhatian kaum hawa adalah aroma Mr. P. Untuk itu pria sangat disarankan agar senantiasa menjaga kesehatan sehingga tidak menghasilkan aroma yang menyengat bagi penciuman wanita.
3. Perut
Tidak mengherankan sebagain besar wanita menyenangi perut pria yang rata. Beberapa wanita tidak mengingkinkan perut yang berotot, tetapi perut yang rata lebih baik.
4. Pinggul
Wanita yang memiliki pinggul lebih kecil tampak lebih baik. Wanita ternyata juga senang pria yang berpinggul sempit. Ini sangat wanita sukai terutama untuk melakukan jepitan saat berhubungan intim.
5. Tangan
Dalam survei lain wanita menyebutkan tangan seorang pria mengatakan banyak hal tenrtang dirinya. Ini mengacu pada hal lain seperti apa yang ia dapat lakukan untuk sebuah kehidupan dan apa yang ia pancarkan tentang dirinya pada dunia, senua berasal dari tangan. Intinya wanita senang menjilat jari-jari pria karenanya tetap memiliki tangan yang selalu bersih dan sehat sangat penting bagi kaum pria.
6. Lidah
Salah satu bakat pria yang dikagumi wanita ialah kemampuan pria menggunakan lidahnya. Banyak wanita menyatakan bahwa lidah adalah otot terkuat dalam tubuh meskipun hal ini masih diperdebatkan. Lidah dapat digunankan untuk ciuman, selain dipakai saat melalukan oral seks, lidahlah yang paling banyak berperan.
7. Bibir
Wanita menyenangi bentuk bibir yang penuh tidak hanya untuk daya tarik estetis tetapi bagi sesuatu yang lebih intim yang dapat dilakukan bersama. Tetapi wanita memiliki kesenangan berbeda-beda, beberapa suka bibir yang tebal bagian bawah.
8. Otot Lengan
Otot lengan yang sedikit berisi tidak hanya menggambarkan kekuatan, juga mencerminkan perawatann yang baik. Seperti juga dada, wanita senang melihat otot biceps saat mengenakan sweater atau t-shirt.
9. Dada
Semua pria umumnya menyukai sepasang payudara yang seksi, begitu juga wanita memiliki selera sama saat melihat dada pria. Sebagian besar wanita mengatakan mereka penasaran seperti apa dada di balik pakaian pria. sweater atau t-shirt yang melekat dalam tubuh pria, mengungkapkan penasaran ada apa di dalam sana.
10. Bahu
Dalam survey tersebut, para responden menyatakan bahwa bahu adalah urutan ke 10 dari bagian tubuh pria yang disenangi. Wanita menyukai pria berbahu lebar sebagai pertanda kekuatan dan maskulinitas.
hanyawanita.com
8 Perawatan Tubuh Yang Harus Dihindari
Tidak selamanya sesuatu yang positif memberi dampak yang baik pada diri Anda. Seperti pepatah yang mengatakan, segala sesuatu yang berlebihan justru mampu memberikan efek yang sesungguhnya Anda hindari. Hal tersebut ternyata juga berlaku di dunia kecantikan. Ikuti beberapa tips berikut jika Anda tidak mau upaya mempercantik diri justru menghadirkan ‘bencana’.
1. Sering Olahraga
Baik: Olah raga teratur dapat menjaga tubuh tetap langsing dan sehat, tapi olah raga berlebih merupakan suatu kesalahan besar.
Buruk: Tahukah Anda, jika olah raga berlebih dapat mengakibatkan efek yang sangat tidak baik? Selain otot kejang, luka-luka yang dialami saat berolah raga sangat erat hubungannya dengan tulang sendi, dan ikatan sendi tulang dan tubuh Anda tidak dapat sembuh total dari luka-luka tersebut. Dan, percaya atau tidak, olah raga berlebih juga dapat mengakibatkan serangan sakit kepala, masalah perut, depresi, serta menurunnya daya tahan tubuh. Anda juga memerlukan masa penyembuhan lebih lama dari suatu penyakit karena olah raga berlebih dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Tips: Tiap orang mempunyai daya tahan yang berbeda dalam berolah raga – ketahui batas Anda dan hargailah.
2. Penggunaan Pelembab Yang Berlebihan
Baik: Pelembab, baik berbentuk gel, krim, lotion, sangat penting untuk kesehatan kulit Anda, tapi mengoleskannya terlalu banyak akan mengurangi manfaat yang sebenarnya. Hal yang sama berlaku bagi pelembab yang terlalu pekat kandungannya, tidak hanya cocok bagi kulit yang super kering.
Buruk: Pori-pori tersumbat, komedo, dan bintik hitam adalah akibat langsung dari over dosis pelembab. Ahli kesehatan kulit (Dr. Hauschka) juga menyarankan sedikit pemakaian pelembab di malam hari. Hal ini patut dilakukan karena kulit mengeluarkan racun pada malam hari.
Tips: Kulit hanya membutuhkan sedikit perawatan pada malam hari.
3. Rutin Melakukan Facial
Baik: Facial merupakan pembersihan secara mendalam, pengelupasan, dan perawatan kulit. Untuk mendapat semua kebaikan facial, buatlah jadwal pertemuan untuk empat minggu sekali, jangan lebih dari dua minggu sekali.
Buruk: Stimulasi berlebih dapat menyebabkan kotoran yang tersimpan di bawah lapisan kulit naik dan timbul jerawat. Pembersihan komedo, bintik putih, dan jerawat merupakan pengalaman yang menyakitkan bagi kulit lapisan atas. Kulit, organ terbesar dari tubuh Anda, butuh waktu untuk sembuh dan memperbaharui permukaan yang rusak selama proses pengelupasan.
Tips: Facial yang disertai pijatan menggunakan krim atau minyak dapat menstimulasi kulit sampai taraf tertentu.
4. Penggunaan Scrub
Baik: Lapisan epidermis kulit diperbaharui. Saat itu adalah ketika sel-sel basal di bagian bawah memproduksi sel-sel baru, yang mendesak ke lapisan kulit atas. Pengelupasan memberi keajaiban tersendiri dalam proses ini dan memberikan dorongan yang dibutuhkan dalam proses pembaharuan.
Buruk: Tapi, proses pengelupasan yang terlalu sering bukan saja membuang sel kulit mati tapi juga sel kulit baru. Jangan bereksperimen dengan kulit Anda, atau kulit Anda akan kering, luka akibat sengatan matahari, dan reaksi buruk lainnya yang disebabkan oleh lingkungan sekitar. Pengelupasan yang terlalu banyak juga menimbulkan luka pada kulit.
Tips: Dua kali seminggu adalah ideal, jangan lebih dari tiga kali.
5. Banyak Mengkonsumsi Vitamin
Baik: Vitamin merupakan katalis yang menimbulkan reaksi kimia dalam tubuh –vitamin dan mineral sangat penting untuk tubuh. Asupan tambahan ini memperlancar fungsi tubuh seperti mengubah karbohidrat menjadi gula dan kemudian menjadi energi, serta memastikan bahwa tubuh kita memanfaatkan makanan dengan benar.
Buruk: Kelebihan jumlah vitamin yang larut dalam tubuh seperti vitamin C dapat dengan mudah dikeluarkan, tetapi konsumsi vitamin A dan D yang berlebih dapat berubah menjadi racun bagi tubuh ( vitamin A disimpan dalam lemak dan dapat menyebabkan pertumbuhan yang tidak sehat).
Tips: Ikuti anjuran berapa banyak vitamin yang harus diminum setiap harinya (instruksi pemakaian biasanya terdapat di botol kemasan) dan pertahankan pola makan seimbang antara konsumsi sayuran, daging, dan karbohidrat. Tubuh Anda akan memperoleh nutrisi yang cukup.
6. Sering Menyisir
Baik: Menyisir rambut akan menstimulasi sirkulasi darah di kulit kepala, dan membuat pertumbuhan rambut yang sehat. Tapi akan berdampak sangat buruk bagi rambut bila Anda mengikuti pepatah yang mengatakan “sisirlah rambut 100 kali tiap hari”.
Buruk: Terlalu banyak menyisir mengakibatkan kutikel yang ada di rambut berdiri tegak dan bukannya jatuh lembut di kepala. Hasilnya, rambut menjadi kusam dan rapuh. Terlalu sering menyisir akan menstimulasi kulit kepala menghasilkan lebih banyak minyak. Bukanlah suatu hal yang baik bagi rambut sudah berminyak. Menyisir berlebih akan membuat minyak alami di rambut Anda semakin banyak- dan karena kita hidup di daerah tropis biasanya menyebabkan rambut berminyak namun kulit kepala kering.
Tips: Sisirlah rambut Anda dua kali sehari, tapi beberapa sikatan di tiap bagian rambut biasanya sudah lebih dari cukup.
7. Menggunakan Kondisioner
Baik: Kondisioner pada dasarnya adalah pelembab bagi rambut. Kondisioner untuk perawatan meresap ke dalam batang rambut untuk melembabkan, sementara kondisioner ringan memberikan perlindungan sementara dan kekuatan dengan cara melapisi tiap helainya dengan lapisan tipis pelindung. Tipe kondisioner yang biasa Anda pakai biasanya adalah kondisoner yang hanya berfungsi di permukaan saja.
Buruk: Kondisioner berlebih akan meninggalkan lapisan tipis pada tiap helai rambut yang akan mengurangi keindahannya, lapisan tipis ini tidak bisa dihilangkan dengan hanya mencuci rambut saja. Terlalu banyak kondisioner hanya akan membuat rambut menjadi lebih berminyak, dan hal ini akan mengakibatkan ketombe.
Tips: Satu tetes sebesar koin, untuk rambut pendek atau rambut sebahu, sudah lebih dari cukup.
8. Banyak Minum
Baik: Air adalah intisari dari kehidupan. Dan, keharusan untuk minum delapan gelas air setiap hari masih berlaku. Bagi orang yang rajin berolah raga atau para atlet akan mengatakan bahwa mereka tidak akan ke mana-mana tanpa botol minuman di dalam tas olah raga mereka.
Buruk: Menurut penelitian yang dilakukan oleh USA Track and Field, kasus kelebihan H2O mungkin saja terjadi. Hal seperti over-dehidrasi dan kelebihan asupan air dapat mengacu pada hyponatramia atau keracunan air ( tanda-tandanya antara lain mual dan muntah). Hyponatramia menghasilkan sodium cair dan elektrolit di dalam darah yang menyebabkan masalah pernapasan dan pusing. Dalam kasus yang lebih serius, si penderita bisa saja pingsan.
Tips: Cara terbaik untuk mengetahui berapa banyak air yang harus Anda minum sehabis berolahraga adalah dengan cara menimbang tubuh sebelum dan sesudah berolahraga. Jika berat badan Anda turun, hal itu menandakan berapa banyak air yang harus Anda minum untuk menyeimbangkan kesehatan Anda.
kapanlagi.com
Senin, 02 Februari 2009
Printer Laser Mungkin Berbahaya!
Sebuah lembaga riset Jerman, Fraunhofer-Gesellschaft, baru saja menuntaskan sebuah studi tentang emisi yang dikeluarkan oleh printer laser.Dalam laporannya disebutkan, saat mencetak printer laser melepaskan emisi zat kimia organik volatile (ozon), minyal silikon, parafin dan partikel-partikel yang sangat halus. Tidak dijabarkan apa pengaruhnya terhadap kesehatan.
Namun beberapa studi riset Australia yang dilakukan sebelumnya mengungkap bahwa emisi partikel tersebut setara dengan efek merokok. Studi Australia ini juga menyarankan agar pemerintah mengawasi perusahaan printer karena produk-produknya seringkali merupakan sumber utama polusi udara di kantor.
Memang, jika printer laser sedang bekerja akan tercium bau tertentu. Itulah ozon, zat kimia organik volatile yang disebut-sebut dalam studi di atas. Jika konsentrasinya sangat tinggi, di atas 1ppm, ozon dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, tenggorokan dan paru-paru.
Akan tetapi kebanyakan orang ‘tahan’ mencium ozon pada konsentrasi yang lebih rendah, sampai 0,01ppm. Sekadar informasi, ozon-lah yang menyebabkan retakan-retakan pada ban mobil tua. Pada ban baru sudah ditambahkan zat yang mencegah kerusakan akibat ozon.
Studi-studi juga mengungkap bahwa printer yang tidak menggunakan toner, tetapi mekanisme pemanasan tingkat tinggi seperti mesin faksimili, juga melepaskan beberapa zat kimia ke udara. Zat-zat ini mengumpul di udara dan membentuk partikel-partikel sangat halus dari minyak silikon dan parafin.
Mungkin Berbahaya
Studi Fraunhofer, yang dibiayai oleh para produsen printer dan mesin fotokopi yang tergabung dalam BITKOM (organisasi perusahaan dan media TI, telekomunikasi dan media baru Jerman), mengatakan “printer laser nyaris bebas emisi partikel toner”.
Namun ketika cartridge toner-nya baru, partikel yang dilepaskan justru lebih banyak dibandingkan pada cartridge toner yang sudah berumur. Selain itu, pencetakan grafis yang berat atau memakai banyak toner akan meningkatkan emisi partikel. Partikel-partikel inilah yang bisa berbahaya.
Jika ukurannya sangat halus, begitu menurut artikel dalam jurnal kimia Environment Science and Technology yang terbit pertengahan Agustus 2007, partikel-partikel bisa masuk ke rongga-rongga terdalam dari paru-paru. Sedangkan partikel yang lebih besar dapat mengumpulkan dan membawa sejumlah racun ke dalam tubuh.
Kamis, 05 Juni 2008
How Smoking Damage Your Health
Tobacco smoke contain three principal dangerous chemicals: tar, nicotine, and carbon monoxide. Tar is a mixture of several substances (hydrocarbons) that condense into a sticky substance in the lungs. Nicotine is an addictive drug that is absorbed from the lungs and acts mainly on the nervous and cardiovascular systems. And carbon monoxide decreases the amount of oxygen that red blood cells can carry throughout the body. Consider the average smoker a person who smokes 15 to 20 cigarettes per day. Compared with nonsmoker he or she is about 14 times more likely to die from cancer of the lung, throat or mouth 4 times more likely to die from cancer of the esophagus, twice as likely to die from heart attack. Cigarettes are a principal cause of chonic bronchitis and emphysema and having a chronic lung disease increase the risks of pneumonia and heart failure.
The usually minor risks of blood clots from oral contraceptives are much greater among women smokers and doctors do not usually prescribe oral contraceptives for smokers over 35 for this reason. Smoking also increases the risk of high blood pressure.
Some brands of cigarettes contain less tar and nicotine than others hut there is no such things as a safe cigarette. Switching to mild cigarettes does not usually help; habitually heavy smokers usually adapt their smoking habits to the switch by inhaling longer and more deeply and by smoking more cigarettes.
Cancer
Cancer (medical term: malignant neoplasm) is a class of diseases in which a group of cells display the traits of uncontrolled growth (growth and division beyond the normal limits), invasion (intrusion on and destruction of adjacent tissues), and sometimes metastasis (spread to other locations in the body via lymph or blood). These three malignant properties of cancers differentiate them from benign tumors, which are self-limited, do not invade or metastasize. Most cancers form a tumor but some, like leukemia.
Cancer may affect people at all ages, even fetuses, but risk for the more common varieties tends to increase with age. Cancer causes about 13% of all deaths.[2] According to the American Cancer Society, 7.6 million people died from cancer in the world during 2007. Cancers can affect other animals besides humans, and plants, too.
Nearly all cancers are caused by abnormalities in the genetic material of the transformed cells. These abnormalities may be due to the effects of carcinogens, such as tobacco smoke, radiation, chemicals, or infectious agents. Other cancer-promoting genetic abnormalities may be randomly acquired through errors in DNA replication, or are inherited, and thus present in all cells from birth. Complex interactions between carcinogens and the host genome may explain why only some develop cancer after exposure to a known carcinogen. New aspects of the genetics of cancer pathogenesis, such as DNA methylation, and microRNAs are increasingly being recognized as important.
Genetic abnormalities found in cancer typically affect two general classes of genes. Cancer-promoting oncogenes are often activated in cancer cells, giving those cells new properties, such as hyperactive growth and division, protection against programmed cell death, loss of respect for normal tissue boundaries, and the ability to become established in diverse tissue environments. Tumor suppressor genes are often inactivated in cancer cells, resulting in the loss of normal functions in those cells, such as accurate DNA replication, control over the cell cycle, orientation and adhesion within tissues, and interaction with protective cells of the immune system.
Cancer is usually classified according to the tissue from which the cancerous cells originate, the primary tumor, as well as the normal cell type they most resemble. These are location and histology, respectively. A definitive diagnosis usually requires the histologic examination of a tissue biopsy specimen by a pathologist, although the initial indication of malignancy can be symptoms or radiographic imaging abnormalities. Most cancers can be treated and some cured, depending on the specific type, location, and stage. Once diagnosed, cancer is usually treated with a combination of surgery, chemotherapy and radiotherapy. As research develops, treatments are becoming more specific for different varieties of cancer. There has been significant progress in the development of targeted therapy drugs that act specifically on detectable molecular abnormalities in certain tumors, and which minimize damage to normal cells. The prognosis of cancer patients is most influenced by the type of cancer, as well as the stage, or extent of the disease. In addition, histologic grading and the presence of specific molecular markers can also be useful in establishing prognosis, as well as in determining individual treatments.


